You are currently viewing Hiburan Untuk Anda Yg Sedang Tertimpa Musibah

Hiburan Untuk Anda Yg Sedang Tertimpa Musibah

HIBURAN UNTUK ANDA YG SEDANG TERTIMPA MUSIBAH DAN PENYAKIT

بسم الله الرحمن الرحيم

Wahai saudaraku yg sedang tertimpamusibah, cobaan, ujian, penyakit, maupun kematian, ketahuilah hakikat semua itu adalah Takdir Allah.

Saudaraku…..!!!

Segala sesuatu yg dialami makhluk adalah bagian dari takdir Allah

Bahwa musibah, malapetaka, cobaan dan penyakit serta apa saja yg terjadi di alam; semuanya sudah ditakdirkan Allah.

Allah Ta’ala berfirman:

قُل لَّن يُصِيبَنَآ إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَنَا ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ

“Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal”. (Qs. At-Taubah : 51)

Allah Ta’ala berfiman:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ (22) لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آَتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ (23)

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri (Qs. Al-Hadid : 22-23)

Allah Ta’ala juga berfirman:

مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Qs. At-Taghabun: 11)

Ibnu Jarir rahimahullah menerangkan: “Maksud firman Allah “barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya” artinya ialah siapa saja yg percaya kepada Allah lalu menyadari bahwa tidak seorangpun yg tertimpa musibah, kecuali dengan izin-Nya, sehingga dengan begitu hatinya mendapat petunjuk. Allah memasukan taufik dalam hatinya, dengan tunduk kepada perintahNya dan bersikap ridha terhadap ketetapan-Nya” (Tafsir ath-Thabari (XIV/Juz 28 hlm 150))

Di sarikan dari “Buku Doa dan Wirid” hlm 428-430

 

Share :

Tinggalkan Balasan